
Lalalalalalang..bertiupan..
Nami aka Cob Nobbler aka Holden Caulfield aka @comradenami aka Nami-O-Fish mempunyai reputasi yang sangat buruk dalam arena bolasepak - mamat ini digelar mamat pelompat parti,Ibrahim Nami(konotasi Ibrahim Ali),lalang,tak tetap pendirian,Nicolas Anelka(sebab dia suka tukar kelab),seorang yang tidak boleh dipercayai tentang kesetiaannya sebab dia memang bullshit.Well,tetapi - tidak seperti lalang ini ditiup angin sebab angin kuat - lalang species Nami ini bergerak dengan MENENTANG ANGIN.Kalau dia ni lalang tipikal - dah lama circa 2004-2006 - dimana Manchester United berada di posisi yang agak sengal - kena main playoff Champions League dan paling malang - tak layak pusingan kalah mati Champions League tu - dah lama dia blah.
Semua pembaca blog Teh Tarik Gelas Besar yang baca dari hujung ke pangkal ni kalau baca tentang Manchester United akan faham kenapa mamat Ibrahim Nami ni lompat dari satu kelab ke satu kelab.Dari peminat tegar Manchester United sampai cover body scooter sanggup spend sampai beratus-ratus ringgit untuk buat design Manchester United - sehingga malaon Nami ni sanggup meletakkan King Kenny sebagai ikon avatar Facebook dan Twitternya.Ada tiga sebab kenapa malaon Nami ni meninggalkan kelab setan merah ni - definitely bukan kerana Mufti Johor Noh Gadot melarang umat Islam pakai jersi berlogokan setan sebab perangai si malaon ni pun dah macam setan.Tapi tiga perkara utama yang dia blah - hutang Malcolm Glazer,Dimitar Berbatov dan juga yeah,glory hunters.
Yeah - Nami pernah menulis tentang fake cheap Manchester United fan yang tak tahu siapa itu Eric Cantona.Boleh tak anda bayangkan - itu macam penyokong UMNO tapi tak kenal siapa itu Najib Tun Razak.Banyak juga fakta yang dia kemukakan yang dia sendiri encounter - seperti berjumpa dengan fan yang tak kenal siapa itu Matt Busby,fan yang tak kenal siapa itu Andrei Kanchelkis dan juga fan yang tak kenal siapa itu Massimo Taibi aka goalkeeper paling bangang di dunia.
Nami ni dulu masa djaman MySpace masih berkuasa - mengasaskan satu group MySpace yang diberi nama United Sampai Mati,which is mati awal kerana ada satu krisis.Well,Nami buat group ni sebab ramai fan MU dari Malaysia kena buli dengan fan-fan dari England kerana bahasa Inggeris mereka sangat teruk dan sampai satu tahap kena buli psiko tahap gila babi.Ye la - kau nak tulis kat dalam group England dengan guna bahasa tahap Zainuddin Maidin - memanglah kena kutuk memanjang.So,atas dasar "kami bangga kami anak Malaysia..uwoouwooo..uwoouwooo.." - Nami mengasaskan group Manchester United versi Malaysia.
The thing is - despite be a Manchester United fan at that time,Nami masih respect dengan culture menghormati fan lain.Apabila Eduardo Da Silva patah kaki dahulu - Nami mewakili Manchester United Malaysia menghantar kata-kata "Get Well Soon" kepada fan Arsenal.Apabila Liverpool menang Champions League pada tahun 2005 - Nami mengucapkan tahniah sambil give a full clap as a sign of respect.Dan tercetusnya krisis - bila pada hari Hillsborough - si Nami - seperti hari Munich - menulis puisi kepada mereka yang terkorban pada hari itu sambil meletak label "Justice For 96" dalam group MySpace MU itu.Oleh kerana sikap diplomatik dan suka berdamai Nami ini - menyebabkan Ultra MU Malaya(yang cerita bega pasal MU macamlah dia pernah makan kat kedai fish and chips Lou Macari kat Salford) - membantah tindakan Nami dan mahu banner "Justice For 96" itu dibuang dari group MU sambil berkata "ini group MU,bukan Liverpool".
Nami menegaskan,ini kerana group Liverpool - telah meletakkan banner "Flower of Manchester" pada hari Munich.Dan sebagai berlaku adil - Nami telah meletakkan banner "Justice For 96" pada hari Hillsborough.Dan sikap itu dilihat secara hostile oleh fan Manchester United Malaya.
Krisis bertambah teruk bila Nami mengkritik Cristiano Ronaldo sebagai "greasy hair diva primadona" apabila mendemand gaji yang lebih tinggi dari kelab.Memanggil Rio Ferdinand sebagai scumbag apabila dia demand gaji yang lebih walhal baru buat silly mistakes lawan Portsmouth dengan menjaringkan own goal.Dan krisis hutang Glazer menyebabkan Nami mengkritik Malcolm Glazer dalam blog sehinggakan ramai yang mengatakan Nami cuba menjadikan Manchester United sebagai "The Socialist Soviet United of Manchester" - dengan meminta semua peminat - yang mengaku "United Sampai Mati" - untuk mengumpul dana seluruh dunia untuk menghalau jembalang yang bernama Glazer ni.
Krisis bertambah dalam group United Malaya ni bila Nami mengkritik tindakan Alex Ferguson membeli Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspurs dengan harga £30 juta.Ini macam membeli Ajinomoto sepeket kecik dengan harga RM30.Tak berbaloi - kerana Nami mengatakan adalah berbaloi untuk maintain Carlos Tevez kerana mamat itu seorang yang rajin dan mampu mengucar-kacirkan pihak pertahanan.Sekarang ada orang argue "eh Nami,kau silap - kau tengok Berbatov sekarang banyak score apa.." but then,bagi aku football is team game.You need pengacau defender untuk jaring banyak gol - kalau tak - takkan that greasy hair bastard boleh jadi top-scorer tahun 2007/08?
Dengan memanggil Alex Ferguson sebagai "old fucking senile" dalam group - mereka semua meninggalkan group itu dan aku sendiri blah dulu sebab aku ada banyak terms yang aku tak bersetuju dengan group ini.For me,idolization of man - penyembahan manusia adalah perkara yang bangang.Kau berdarah merah - so does Alex Ferguson.Alex Ferguson pernah buat banyak mistakes bodoh - admit it - Djemba kuasa dua,Kleberson,Zoran Tosik - and the infamous Massimo "Mess-A-More" Taibi - goalkeeper terbangang di dunia.Admit it - ada masa Ferguson buat kerja bangang.Menyembah diktator yang 26 tahun tanpa menyoal salah-silap adalah ciri-ciri penindasan minda.
Then Nami starts to give up dengan Manchester United because of few things.Macam yang dimention diatas selain - gloryhunters.They can't even spell Tevez right - how can they call themselves - fans?

Fan Manchester United - tak tweet satupun tentang Munich - sampai Paul Dalglish,anak kepada Kenneth Mathieson Dalglish sebelum ayahnya yang kini merupakan manager kepada seteru MU - Liverpool retweet - dan sebelum diretweetkan lagi oleh member aku - seorang lagi fan Liverpool - tentang Munich.Fan Manchester United sekor pun tak tweet benda tu.And be fair - my friends are more Manchester United than Liverpool - and no one tweet about that.Nobody say about that.Nobody write about that - until 6:30pm 6 Februari tahun ni - Sokernet melalui Fdaus Ahmad yang menulis.
Fan MU hanya bising tentang rekod tanpa kalah lebur dengan Wolverhampton.
I mean - how come you say you love this club when you don't know absolutely about it.Macam orang mengaku dia agama Islam tapi tak tau surah yang takde Bismillah surah apa.Macam orang yang mengaku dia fanboy Radiohead tapi tak tau apa itu OK Computer.How can you say that "I bleed Red and United always in my vein" kalau kau tak kenal siapa itu Bobby Charlton,kau tak kenal siapa itu Dion Dublin,atau Gordie Strachan,atau Captain Maverick - Bryan Robson.Dan adalah melampau sampai tak kenal siapa itu Matt Busby.Adalah melampau tak tau apa itu Newton Heath - ini macam penyokong Barisan Nasional tak kenal apa itu Parti Perikatan.You have to know what you love.Kalau tak - you're talking cock with me.
Right now - be a Liverpool fan - adalah kerana observation aku selama ni.Fan Liverpool(yang sejati) adalah fan yang cool dan mencintai kelab mereka sepenuh hati.Mereka kenal siapa itu John Aldrigde,siapa itu Alan Kennedy,siapa itu Alan Hansen,siapa itu John Barnes tanpa merefer kepada wikipedia di dalam BlackBerry.Mereka juga tidak hanya limited dengan Steven Gerrard atau Jamie Carragher,tidak hanya limited dengan Fernando Torres atau Robbie Fowler.Even pemain macam Igor Biscan pun - rata-rata fan Liverpool - walaupun dia muda - dia kenal.Fan Manchester United - ada yang tak kenal siapa itu Giuseppe Rossi.Ada yang tak tau Gerard Pique pernah bermain dengan Manchester United.The worst part - ada yang tak tau Gary Neville sebelum bersara adalah kapten Manchester United.
"Ala Nami,relax la,budak-budak.."
That's make a differ between fan MU dan fan Liverpool.Sorry to say MU fans,budak-budak je fan MU ni.But I have to put my salute to those Manchester United fans who breath at their lungs and knows everything about the club.Yang tu you gain my respect.Yang tak tau apa-apa ni yang aku kutuk.
So - kalau nak panggil aku lalang - lalang bertiup ikut angin.Kalau ikut angin sekarang - Liverpool di nombor 6 - kenapa aku perlu lompat dari team cempien ke team nombor 6 yang tahun depan nak main Europa League pun tak tentu lagi?
Kata orang - kesetiaan ada batas.Bini yang baik dan mempunyai ciri-ciri muslimah yang solehah pun mintak cerai kalau dapat laki bangang dan kaki pukul.Aku bukan bodoh untuk bersama fanboy yang - dah la tak kenal siapa itu Bryan Robson,lepas tu ada hati nak sound aku bodoh sebab aku pays tribute kat Hillsborough victims.
Pendek kata - jangan layan orang bodoh sombong.And this Sunday - I will scream out loud and sing "You'll Never Walk Alone" - whatever the result is.Kalau kena belasah 6-0 pun Liverpool aku tetap nyanyi - sebab at least aku tak bersama orang yang bangang - tak kenal siapa itu Matt Busby tu siapa.
Dan keep on singing your "Glory Glory Man United" songs - which is "Glory Glory Tottenham Hotspurs" come first,which is "Glory Glory Leeds United" comes first 1975 European Cup.
p/s:kepada fan Manchester United yang knowledgeable,please,I beg you please - don't let them bring shame to your great club.This club rich with history - but please - I beg you - berikan mereka pendidikan untuk tidak memalukan kelab dari Salford ni.Please - aku dah give up.Kalau dorang ni bodoh sombong kau bagi tempeleng ayahanda je kat dorang ni.
Dedicate to all poseur gloryhunters Manchester United fan - jangan tepek sticker Manchester United kat moto kau,atau beli jersi - kalau kau tak tau satu hape pun pasal kelab ni.